Pengobatan Penyakit Pada Ayam

Posted on

Pengobatan Penyakit Pada AyamPengobatan Penyakit Pada Ayam

Pengobatan Penyakit Pada Ayam merupakan cara untuk menganggulangi ayam yang terjangkit oleh penyakit yang bisa mematikan bila di biarkan.

Ayam adalah hewan yang sering dimanfaatkan daging dan telurnya. Selain itu, ayam juga di pakai sebagai sarana tradisi sabung ayam di berbagai daerah di Indonesia.

Akan tetapi dengan banyaknya populasi ayam ternak maupun ayam aduan. Penyakit yang muncul juga akan mudah menular ke ayam lainnya.

Terdapat berbagai macam penyakit yang bisa menjangkit ayam aduan dengan mudah. Salah satu contoh lainnya adalah dengan penyakit viral, atau penyakit yang sering di sebabkan oleh serangan virus, bakteri, jamur, dan juga parasit.

Penyakit yang menyebar dengan luas merupakan salah satu penyebab dimaan ayam tidak dapat di budi dayakan. Dimana ayam akan rentan akan kematian yang di sebabkan oleh penyakit tersebut.

Dan sebagai peternak ayam atau pemelihara ayam, hal ini akan menyebabkan kerugian besar.

Penyakit Viral Pada Ayam

Penyakit AE (Avian Enceplhalomyelitis)

Penyebab akan penyakit AE ini adalah virus RNA yang berasal dari keluarga virus piconaviridae. Pada umumnya virus AE ini akan menyerang anak ayam dari umur seminggu hingga satu bulan.

Untuk ayam petelur virus ini sangat merugikan, dimana ayam akan memiliki penuruan kualitas telur dari 5% hingga 20%.

Gejala yang dapat di perhatikan dalam penyakit ini adalah bisa dilihat pada anak ayam yang berumur 1 hingga 2 minggu. DImana anak ayam akank terlihat lemas, tidak dapat berjalan lurus dengan baik.

Jatuh ke arah samping, gemetaran pada bagian kepala dan juga leher. Jika gejala – gejala ini di biarkank maka ayam akank mengalami kelumpuhan dan kematian.

Untuk cara mencegahnya bisa di lakukan dengan memberikan vaksin kepada ayam yang masih muda. Akan tetapi untuk virus ini, kalian belum bisa mengobatinya. AKan tetapi jika terdapat ayam yang masih hidup, berikan vitamin dan juga elektrolit secukupnya.

Dan jika terdapat gejala ayam seperti diatas, maka sebaiknya ayam tersebut di bakar hidup – hidup. Daripada penyakit tersebut menular ke ayam yang masih sehat.

Penyakit AI (Avian Influenza)

Penyakit ini di sebabkan oleh virus influenza bertipe A dengan subtipe H5 dan juga H7. Dimana virus tersebut dapat menyerang ayam dan juga kalkun. Penyakit ini memiliki tingkat mortalitas hingga 100% yang berasal dari virus RNA dari keluarga Orthomyxoviridae.

Gejala yang di timbulkan virus ai ini adalah ayam akan berubah warna pada bagian bagian jengger, pial, kelopak mata, dan purt yang tidak ada bulunya. Selain itu, pad bagian kaki terlihat bintik – bintik merah yang berupa darah.

Dan mengeluarkan cairan dari arah hidun dan juga mata. Ayam dengan virus ini akan mengalami pembekakan pada bagian muka dan juga kepada, selain itu mengalami diare, ngorok, dan juga bersin – bersin.

Untuk penyakit ini belum ada pengobatan yang dapat menyembuhkan ayam yang terjangkit. Akan tetapi penyakit virus pada ayam ini bisa di cegah dengan menjaga kesehatan dengan memberikan pakan atau jamu yang memicu nafsu makan naik.

Selain itu berikan anti biotik kepada ayam agar dapat mencegah infeksi lain pada badan ayam. Setelah itu tingkatkan temperatur pada kandang ayam agar virus ini mati.

Penyakit Cacar

Salah satu penyebab dari cacar pada ayam disebabkan oleh virus DNA POX besar. Dimana virus tersebut memiliki 4 strain pox yang mirip dan dapat meinfeksi unggas dengan mudah.

Gejala yang dapat dilihat dari ayam yang terjangkit oleh penyakity ini adlaah bintik – bintik pada kulit ayam. Akan tetapi pada umumnya gejala yang dpaat dilihat adalah mengalami penyusutan pertumbuhan untuk unggas muda, dan juga kesulitan dalam bernafas.

Penyakit ini dapat di cegah dengan memberikan vaksini di saat mudah. Dimana seperti pada virus pada umumnya, penyakit cacar ini tidak memiliki pengobatan yang mendetail maupun efekstif.

Penyakit Chicken Anemia Syndrome (CAA)

Merupakan penyakit yang disebabkan oleh Chicken Anemia Agent. Dimana penyakit ini akank sangat fatal jika terkena ayam muda yang baru tumbuh.

Gejala yang dapat diliat dari penyakit ini adalah lamanya pertumbuhan anak ayam. Warna pucat pada bagian wajah, kjengger, dan juga pial. Tingkat kematian pada penyakit ini pad umumnya mencapai lima hingga enam belas persen saja. Akan tetapi terdapat kasus yang menyebabkan tingkat mortalitas tinggi hingga 60%.

Penyakit ini dapt di cegah dengan memberikan vaksin yang sesuai. Dan memiliki pengobatan seperti di beri antibiotik yang dapat mencegah penyakit yang berkelanjutan.

Penyakit Helicotper Disease

Salah satu penyebab dari penyakit ini di sebabkan oleh virus yang bernama Reovirus.

Dan untuk ayam yang terkan penyakit ini akan mengalami penghambatan pada masa pertumbuhannya. Ayam yang terkena penyakit ini akan mengalami abnormalitas pada bagian bulu. DImana bulu pada sayapnya akan mudah patah berwarna kekuningan.

Untuk mencegah penyakit ini, kalian dapat berikanĀ  makanan dengan zat yang cukup. Akan tetapi belum ada pengobatan yang efektif dalam melawan penyakit reovirus ini.

Penyakit Infectious Bursal Disease

Penyakit tersebut merupakan penyakit yang mudah menular ke ayam yang masih muda. Dimana virus ini termasuk pada virus RNA dengan genus Avibirnavirus dan berasal dari keluarga Birnaviridae.

Hal tersebut menyebabkan kerugian yang lumayan besar jika bibit ayam jago kita telah terkena virus ini. Salah satu gejala yang di sebabkan oleh penyakit ini adlaah menurunya nafsu makan, melemah, badan bergetar, sesak nafas, bulu sering berdiri dan juga kotor.

Selain itu ayam ini mengalami diare dengan kotoran yang berwarna putih dan dapat menyebabkan kematian karena kekurangan cairan.

Baca juga : Makanan Terbaik Ayam Petarung